Menyabet Juara 1 Kepala Sekolah Berdedikasi Jenjang SMK Tingkat DIY
Bertempat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Nugroho Wibowo, M.Pd., Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Girisubo berhasil meraih juara 1 dalam rangka Jambore GTK Tahun 2024 dalam kategori Kepala Sekolah SMK Berdedikasi Tingkat D.I. Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari pada tanggal 4-6 November 2024, tema yang diambil berjudul “Penerapan Filosofi Among Ki Hajar Dewantara untuk Semsaboyang Lebih Tinggi”. Tema tersebut diambil berdasarkan pengalaman memimpin sekolah selama kurang lebih tiga tahun terakhir di SMK Negeri 1 Girisubo.
Berikut ini sekilas tentang isi dari pengalaman terbaik beliau dalam mengelola sekolah yang terletak di tenggara Kota Yogyakarta dengan jarak 75 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan darat. Kapanewon Girisubo mempunyai topografi berupa perbukitan dan sebagian berada di sepanjang garis Pantai Selatan Jawa. Luas wilayah kapanewon ini adalah 94,57 km2 yang terbagi dalam 8 desa dan 82 dusun, Sebagian besar penduduk bermatapencaharian sebagai petani, pekebun dan sebagian kecil pedagang/wirausaha, rata-rata mereka berpendidikan SMP dan sebagian kecil SMA/SMK.
Berdasarkan etimologinya, Among berasal dari bahasa Jawa yaitu mong atau momong, yang mengandung maksud mengasuh atau membimbing.Dalam Sistem Among ini, unsur asah, asih, asuh amat kuat untuk mengantarkan agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang jiwa kemerdekaannya. Tahun 2022 tahun pertama saya mengawali tugas sebagai kepala sekolah, akhir dari masa pandemi Covid 19 jumlah siswa di program keahlian kuliner sebanyak 17 siswa, jumlah yang tergolong sedikit dibandingkan siswa di program keahlian lain, sarana prasarana tercacat 60% dari standar minimum dan belum pernah menjuarai lomba di tingkat kabupaten atau propinsi dalam bidang kuliner. Bermodalkan filosofi Among dari Ki Hajar Dewantara (KHD) saya memulai sebuah misi dengan menerapkan filosofi Among KHD di SMK Negeri 1 Girisubo, kataAmong merupakan kepanjangan dari Analisis, Motivasi, Obrolan dan Ngupayake (dalam Bahasa Indonesia berarti mengupayakan).
Misi ini saya lakukan dengan perencanaan yang matang, dimulai dari langkah pertama yaitu Analisis, analisis yang saya lakukan terperinci di bawah ini:
- Analisis Kompetensi guru
- Analisis kebutuhan sarana prasarana praktik
- Analisis jejaring industri pasangan
- Analisis minat dan bakat siswa
Langkah kedua setelah analisis adalah Motivasi, motivasi saya lakukan saat berkunjung di dapur program keahlian Kuliner, saat siswa melakukan praktik dan juga memanggil khusus guru di ruang kepala sekolah. Motivasi yang saya lakukan dengan cara:
- Motivasi kepada guru untuk meningkatkan kompetensi sesuai dengan standar industri, saya berdiskusi dengan teman-teman program keahlian Kuliner untuk menentukan siapa yang akan mengikuti diklat upskilling/reskilling oleh Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV). Dalam diskusi itu juga disimpulkan bahwa setiap guru yang mengikuti diklat wajib mengimbaskan hasil diklat kepada teman sejawat.
- Motivasi juga saya berikan kepada siswa saat pelajaran, saya berkunjung di dapur kuliner dan sering melihat langsung jalanya praktik sehingga saya mengetahui proses belajar siswa dan kebutuhan apa yang dibutuhkan dalam belajar.
- Motivasi kepada warga sekolah juga saya berikan saat pembinaan bulanan, saya memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk mendukung seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh program keahlian kuliner.
Langkah ketiga adalah Obrolan. Obrolan saya lakukan disela-sela kunjungan di dapur kuliner, obrolan ini bersifat ringan tapi bermakna. Tema obrolan kita membahas tentang produk hasil praktik siswa, saya memberikan kepada anak-anak untuk mempresentasikan hasil praktik mereka, mulai dari bahan, cara membuat dan target pasarnya. Pertama-tama siswa agak kurang percaya diri karena harus menyampaikan hasil produknya, tetapi berangsur-angsur kemudian menjadi terbiasa dan mampu mempresentasikan dengan baik.Masa depan atau cita-cita juga kita gunakan sebagai tema obrolan, kita berharap anak-anak sudah mempunyai angan-angan sebagai wirausaha muda kedepannya, jika sudah ada keinginan maka secara langsung akan mempengaruhi motivasi belajarnya.
Obrolan bersama guru juga saya lakukan, biasanya mengambil tema tentang proses pembelajaran dan hasil praktik siswa, dari obrolan ini didapatkan hasil mengenai hal-hal yang harus dilakukan dalam perbaikan praktik siswa oleh guru. Tema lain yaitu tentang pemasaran, pemasaran hasil prosuk siswa menjadi prioritas obrolan karena berhubungan dengan kemungkinan pangsa pasar yang ada. Para guru harus menjamin hasil produk siswa sesuai dengan keinginan pasar, guru sebagai quality control terhadap hasil praktik siswa berupa makanan dan minuman.
Langkah terakhir adalah Ngupayake, kata ini bermakna mengusahakan dalam Bahasa Indonesia. Ngupayake apa yang bisa dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi siswa, hal yang dilakukan antara lain:
- Mengupayakan kebutuhan sarana prasarana praktik. Hal ini saya lakukan dengan memprioritaskan kebutuhan sarana prasarana praktik program keahlian kuliner dari dana APBD dan BOSP. Kita menargetkan dalam tiga tahun prosentase minimum sarana prasarana tercapai.
- Mengupayakan mengikuti perlombaan baik itu wajib maupun sukarela. Setiap mengikuti lomba pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit, terkadang nilainya 1-3 juta setiap bidang lomba dan terkadang terdapat 5-10 lomba setiap tahun. Kita rencanakan lomba dengan baik, mulai dari latihan, simulasi lomba dan persiapan mental karena rasa percaya diri siswa terkadang kurang karena berasal dari pesisir Kabupaten Gunungkidul.
- Jejaring industri diperlukan untuk pengembangan sekolah. Sekolah mengupayakan menambah industri yang bisa digunakan siswa dalam kegiatan PKL dan guru tamu selain untuk magang guru dan sinkronisasi kurikulum.
Perkembangan tahun ketiga misi kami mengembangkan program keahlian kuliner sudah mulai membuahkan hasil, dengan seringnya anak mengikuti lomba dengan perencanaan yang baik maka hasil yang didapatkan mulai diterima sekolah. Bermodalkan semangat tinggi dari siswa hasil kejuaraan/lomba yang diikuti siswa diantaranya:
|
No |
Nama Lomba |
Nama Siswa/Tim |
Hasil |
Tingkat |
|
1 |
Lomba Kompetensi Siswa Bidang Cookery |
Fiki Aldiansyah |
Juara 1 |
Propinsi DIY |
|
2 |
Lomba Olahan Coklat DIY |
Azolla Zahra Islami dan Adiva Nabil R |
Juara 1 |
Propinsi DIY |
|
3 |
Lomba Logo Berperisai BPOM |
Tim Kuliner SMK N 1 Girisubo |
Juara 3 |
Propinsi DIY |
|
4 |
Seleksi Asean Skill ke-16 |
Fiki Aldiansyah |
Juara 4 |
Region Jawa, maju ke Tingkat nasional |
|
5 |
Lomba Kudapan Berbahan Tepung Mocaf Festival Lumbung Mataraman 2024 |
Azolla Zahra Islami dan Adiva Nabil R |
Juara 3 |
Propinsi DIY |
Dari data di atas ditampilkan bahwa tahun 2024 terdapat empat kejuaraan yang dapat diraih siswa dan Tim Kuliner sehingga menambah semangat siswa untuk berkompetisi. Jumlah siswa untuk program keahlian Kuliner juga mengalami peningkatan, jika di Tahun 2022 terdapat 14 siswa maka pada Tahun Pelajaran 2024/2025 jumlah siswa program keahlian kuliner sebanyak 31 siswa.
Dari segi kompetensi guru yang berstandar industri juga meningkat, jika di Tahun 2022 pada program keahlian Kuliner belum terdapat guru yang berstandar industri maka di tahun 2024 terdapat 2 guru yang berstandar industri karena mengikuti kegiatan reskilling/Up skilling. Di program keahlian yang lain juga tidak ingin kalah, di tahun ini semua program keahlian mempunyai guru yang berstandar industri, sehingga jumlah guru yang mempunyai sertifikat di SMK Negeri 1 Girisubo sebanyak 7 guru dari total 21 guru, jika diprosentase sebesar 33,3%.
Dari segi jejaring industri yang bekerjasama dengan sekolah terdapat peningkatan yang signifikan, hal ini menunjukkan bahwa sekolah berkomitmen untuk menambah jejaring industri dalam rangka mengembangkan sekolah. Data industri yang bekerjasama dengan sekolah terdapat dalam tabel di bawah ini.
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan sejumlah 35% jika dibandingkan jumlah industri di Tahun 2022.
Warga sekolah merasa bersemangat dengan capaian yang diraih sekolah khususnya program keahlian Kuliner. Hal yang dirasakan oleh guru diantaranya program keahlian kuliner merasa diperhatikan, dibimbing dan diarahkan dalam rangka pencapaian kompetensi siswa. Sarana prasarana semakin lengkap dan mendukung proses praktik siswa, dan guru menilai semakin banyak siswa yang melakukan PKL di industri yang berstandar nasional seperti Hotel Grand Rohan Jogja, Hotel Swiss Bell Jogja dan Hotel Kayla Jogja. Hal yang dirasakan siswa saat ini merasa bangga dengan jurusanya, mereka berhasil mengangkat nama baik sekolah melalui hasil lomba yang diikutinya, dan itu menambah semangat adik kelas dalam menambah kompetensi melalui belajar di sekolah. Semangat itu pula yang mengilhami saya sebagai kepala sekolah untuk dapat mengembangkan SMK Negeri 1 Girisubo terbang lebih tinggi. Semoga…
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Juara 3 kegiatan Skul ID
[Girisubo, 18-12-2025] Salah satu siswa SMKN 1 Girisubo mendapatkan reward dari Telkomsel berkaitan dengan program Telkomsel. Program tersebut adalah SKUL ID, dimana aplikasi ini adalah
SMKN 1 Girisubo Gelar FGD: Sinkronkan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
[Girisubo, 26-11-2025]-SMKN 1 Girisubo mengadakan Forum Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Relevansi Kompetensi Lulusan dan Analisis Kesesuaian Jabatan Kerja” pada
Refleksi Kebersamaan, Aksi Nyata Menuju Ketangguhan : Suksesnya Sosialisasi dan Refleksi 6 Tahun SPAB SMK Negeri 1 Girisubo
[Girisubo, 11-11-2025] – SMK Negeri 1 Girisubo kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh melalui kegiatan "Sosialisasi dan Refl
Semarak Upacara Hari Pahlawan di SMK Negeri 1 Girisubo
[Girisubo, 10-11-2025] – SMK Negeri 1 Girisubo menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional pada Senin, 10 November 2025. Upacara berlangsung khidmat
Harmoni 21: SMK Negeri 1 Girisubo Gelar Perayaan HUT ke-21 Penuh Inovasi dan Kebersamaan
[Girisubo, 31 Oktober 2025] - Keluarga besar SMK Negeri 1 Girisubo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 dengan sukses dan meriah. Mengusung tema "Harmoni 21", perayaan tahun ini menek


